πŸ”₯ | Latest

Hari Ibu: KISAH TELADAN Inilah Kasih Sayang Seorang lbu, Jualan Es Rumput Laut untuk Kuliahkan Anaknya O Kamis, 16/4/2015 Aries Susanto/JIBI/Solopos Kisah teladan ini adalah potret seorang ibu yang berjuang keras untuk masa depan anaknya. Madiunpos.com, PONOROGO – Bu Indah, demikian orang-oang menyapanya. Setiap hari, ibu paruh baya ini berjualan es rumput laut di pinggir jalan protokol Jl. Ir. H. Juanda, Ponorogo. Di sana, ia rela terpapar terik mentari mulai pukul 08.00 WIB hingga menjelang lingsir mentari pukul 16.00 WIB. Indah penuh semangat berjualan es rumput laut dan es degan. Semua itu ia lakukan demi keluarga dan masa depan anak putrinya yang akan menempuh kuliah tahun ini. β€œSaya jualan es degan ini seumur anak saya,” kata Indah saat berbincang dengan Madiun Pos, Selasa (15-04-2015). Putri Indah, saat ini telah berumur 18 tahun. Indah berjualan es rumput laut bermula dari ikut bekerja di tempat tetangganya. Selama tiga tahun, Indah sebagai penunggu dagangan milik tetangga itu. Tak seberapa lama, tetangganya itu pindah rumah. Sejak itulah, Indah menemukan jalan terang. Indah akhirnya bertekad memulai usaha sendiri dengan menjual es rumput laut serta es degan. Hasilnya cukup lumayan. β€œSetiap hari bisa mendapatkan uang Rp100.000 hingga Rp300.000,” kata Indah. Memang, pendapatan berjualan es rumput laut tak tentu. Terkadang sepi, kadang ramai. Jika ramai pembeli, Indah mengaku bisa mengantongi uang hingga Rp300.000. Uang tersebut digunakan sebagai bahan bakar agar dapur tetap ngepul. Sisanya, ia tabung untuk biaya sekolah anaknya. Saat ini, putri Indah tengah menempuh Ujian Nasional (UN). Jika tak ada aral melintang, anaknya akan melanjutkan kuliah di pendidikan seni tari sesuai dengan bakat dan minatnya. β€œAnak saya gemar dan menggeluti seni tari sejak TK,” papar Indah. Hal inilah yang mendorong putrinya untuk melanjutkan kuliah di pergururuan tinggi khusus pendidikan seni tari. Cita-cita anaknya ini sesuai dengan pesan Indah agar kuliah sesuai bidang yang dimiliki. Selain itu, memilih perguruan tinggi yang setara dengan kemampuannya. (Rio Wicaksono-JIBI-Madiu
Hari Ibu: KISAH TELADAN
 Inilah Kasih Sayang Seorang lbu,
 Jualan Es Rumput Laut untuk
 Kuliahkan Anaknya
 O Kamis, 16/4/2015 Aries Susanto/JIBI/Solopos
Kisah teladan ini adalah potret seorang ibu yang berjuang keras untuk masa depan anaknya. Madiunpos.com, PONOROGO – Bu Indah, demikian orang-oang menyapanya. Setiap hari, ibu paruh baya ini berjualan es rumput laut di pinggir jalan protokol Jl. Ir. H. Juanda, Ponorogo. Di sana, ia rela terpapar terik mentari mulai pukul 08.00 WIB hingga menjelang lingsir mentari pukul 16.00 WIB. Indah penuh semangat berjualan es rumput laut dan es degan. Semua itu ia lakukan demi keluarga dan masa depan anak putrinya yang akan menempuh kuliah tahun ini. β€œSaya jualan es degan ini seumur anak saya,” kata Indah saat berbincang dengan Madiun Pos, Selasa (15-04-2015). Putri Indah, saat ini telah berumur 18 tahun. Indah berjualan es rumput laut bermula dari ikut bekerja di tempat tetangganya. Selama tiga tahun, Indah sebagai penunggu dagangan milik tetangga itu. Tak seberapa lama, tetangganya itu pindah rumah. Sejak itulah, Indah menemukan jalan terang. Indah akhirnya bertekad memulai usaha sendiri dengan menjual es rumput laut serta es degan. Hasilnya cukup lumayan. β€œSetiap hari bisa mendapatkan uang Rp100.000 hingga Rp300.000,” kata Indah. Memang, pendapatan berjualan es rumput laut tak tentu. Terkadang sepi, kadang ramai. Jika ramai pembeli, Indah mengaku bisa mengantongi uang hingga Rp300.000. Uang tersebut digunakan sebagai bahan bakar agar dapur tetap ngepul. Sisanya, ia tabung untuk biaya sekolah anaknya. Saat ini, putri Indah tengah menempuh Ujian Nasional (UN). Jika tak ada aral melintang, anaknya akan melanjutkan kuliah di pendidikan seni tari sesuai dengan bakat dan minatnya. β€œAnak saya gemar dan menggeluti seni tari sejak TK,” papar Indah. Hal inilah yang mendorong putrinya untuk melanjutkan kuliah di pergururuan tinggi khusus pendidikan seni tari. Cita-cita anaknya ini sesuai dengan pesan Indah agar kuliah sesuai bidang yang dimiliki. Selain itu, memilih perguruan tinggi yang setara dengan kemampuannya. (Rio Wicaksono-JIBI-Madiu

Kisah teladan ini adalah potret seorang ibu yang berjuang keras untuk masa depan anaknya. Madiunpos.com, PONOROGO – Bu Indah, demikian or...

Hari Ibu: Terima Kasih, lbu Beliau berperan sebagai suru masak.. Beliau berperan sebagai dokter. Ini udah malem. Ibu Masakan ibu emang masakan paling enak sedunia Ibu belum ngantuk, Nak.j 4 > Beliau juga berperan sebagai guru.. Terima kasih, Ibu, atas semua yang telah kauberikan selama ini... Aku mencintaimu... Aku mengasihimu.. Ibu, sekarang Unyu udah bisa menggambar telur Wah anak Ibu pintar sekali.. @si.unyu26 fb.com/si.unyu.007 Siapakah wanita yang mampu berperan sebagai juru masak, dokter, dan juga sebagai guru? Siapa pula yang bersedia melakukan semua peran itu tanpa meminta gaji? Sosok itulah yang hadir hampir di setiap keluarga, walau ia kadang tidak berada di sisi kita selamanya. Namun, kasihnya akan selalu menyertai langkah kita semua. Dari ia jugalah kita dilahirkan. Beliau adalah Ibu. Ibu seolah 'titipan' Sang Pencipta untuk mengantarkan makhluk ciptaan-Nya yang bernama manusia mulai dari proses seorang anak dilahirkan hingga pada penghujung usia kelak saat dia kembali kepada-Nya. Itu sebabnya ibu dikatakan manusia yang di bawah telapak kakinya ada surga. Penghormatan padanya 3 kali disebut Nabi lebih utama dan pertama, baru kemudian Ayah. Maka, siapa yang tak punya kenangan indah tentang Ibu? Kasih seorang ibu akan terus memberi kepada anaknya dan tak mengharapkan kembali. Hati mulia seorang ibu demi menghidupi sang anak bekerja tak kenal lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagiaan serta sukses di masa depannya. Mulai sekarang, katakanlah kepada ibu dimana pun ibu kita berada dengan satu kalimat, "Terima kasih, Ibu... Aku mencintaimu... Aku mengasihimu... selamanya." Selamat Hari Ibu bagi seluruh Ibu di Indonesia... . . selamathariibu Karya : @si.unyu26
Hari Ibu: Terima Kasih, lbu
 Beliau berperan sebagai suru masak..
 Beliau berperan sebagai dokter.
 Ini udah
 malem. Ibu
 Masakan ibu
 emang masakan
 paling enak
 sedunia
 Ibu belum
 ngantuk, Nak.j
 4 >
 Beliau juga berperan sebagai guru..
 Terima kasih, Ibu,
 atas semua yang telah
 kauberikan selama ini...
 Aku mencintaimu...
 Aku mengasihimu..
 Ibu, sekarang
 Unyu udah bisa
 menggambar telur
 Wah anak Ibu
 pintar sekali..
 @si.unyu26 fb.com/si.unyu.007
Siapakah wanita yang mampu berperan sebagai juru masak, dokter, dan juga sebagai guru? Siapa pula yang bersedia melakukan semua peran itu tanpa meminta gaji? Sosok itulah yang hadir hampir di setiap keluarga, walau ia kadang tidak berada di sisi kita selamanya. Namun, kasihnya akan selalu menyertai langkah kita semua. Dari ia jugalah kita dilahirkan. Beliau adalah Ibu. Ibu seolah 'titipan' Sang Pencipta untuk mengantarkan makhluk ciptaan-Nya yang bernama manusia mulai dari proses seorang anak dilahirkan hingga pada penghujung usia kelak saat dia kembali kepada-Nya. Itu sebabnya ibu dikatakan manusia yang di bawah telapak kakinya ada surga. Penghormatan padanya 3 kali disebut Nabi lebih utama dan pertama, baru kemudian Ayah. Maka, siapa yang tak punya kenangan indah tentang Ibu? Kasih seorang ibu akan terus memberi kepada anaknya dan tak mengharapkan kembali. Hati mulia seorang ibu demi menghidupi sang anak bekerja tak kenal lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagiaan serta sukses di masa depannya. Mulai sekarang, katakanlah kepada ibu dimana pun ibu kita berada dengan satu kalimat, "Terima kasih, Ibu... Aku mencintaimu... Aku mengasihimu... selamanya." Selamat Hari Ibu bagi seluruh Ibu di Indonesia... . . selamathariibu Karya : @si.unyu26

Siapakah wanita yang mampu berperan sebagai juru masak, dokter, dan juga sebagai guru? Siapa pula yang bersedia melakukan semua peran itu...