πŸ”₯ | Latest

Fire, Memes, and Dora: DARK SIDE OF DIMENSION Nazi pernah Ciptakan Senjata Terbesar di Eunia HUMANDoD Adolf Hitler pernah memerintahkan pembangunan senjata terbesar di dunia, yaitu Gustav Gun. Pada tahun 1939, Hitler menemui kesulitan dalam menembus pertahanan kuat Prancis di sepanjang pertahanannya dengan Jerman dan Italia. Prancis telah membangun benteng pertahanan sepanjang 1.500 kilometer yang terdiri dari penghambat tank dan senapan mesin. Sebelum senjata Gustav Gun berhasil dikembangkan untuk digunakan menembus pertahanan Prancis, Hitler memutuskan untuk menyerang Prancis melalui Belgia, di mana disana Pertahanan prancis yang terlemah. Meskipun berhasil menginvasi Prancis, pembangunan Gustav Gun terus dilakukan dan pada tahun 1941 produsen senjata Jerman Friedrich Krupp AG berhasil membuatnya. Nama Gustav sendiri diambil dari nama Gustav Krupp von Bohlen und Halbach, kepala keluarga perusahaan Krupp. Berat artileri ini hampir 1.500 ton dan harus dibongkar sebelum dapat dipindahkan karena terlalu berat apabila dibawa dalam keadaan utuh di rel. Tingginya sekitar 11,6 meter, lebar sekitar 6 meter, dan panjang sekitar 43 meter. Untuk memindahkan, memasang dan menyiapkannya agar siap menembak, dibutuhkan 500 personel awak yang dikomandani seorang Mayor Jenderal. Butuh waktu sekitar tiga hari untuk memasangnya kembali dan siap untuk ditembakkan. Gustav Gun tidak pernah digunakan Hitler untuk melawan Prancis, hanya pernah digunakan di Sevastopol di Crimea (Ukraina) dan untuk Pemberontakan Warsawa. Gustav Gun menembakkan 300 peluru di Sevastopol (dengan rate of fire 14 putaran per hari) dan 30 peluru di Warsawa. Tak lama setelah itu, Gustav Gun ditangkap oleh pasukan sekutu, kemudian dipreteli dan dihancurkan berkeping-keping. Gustav Gun sebenarnya memiliki saudara yaitu Dora, sebuah artileri serupa dengan biaya pembuatan sekitar DM7 juta (sekitar USD 4 juta). Dora dihancurkan oleh Jerman sendiri karena tidak ingin jatuh ke tangan pasukan Uni Soviet yang maju menyerang. Pada tahun 1945, Jerman tidak sanggup lagi melanjutkan upaya perang mereka dan akhirnya perang pun berakhir. Kemudian, sepeninggal Dora, saat kini justru Jerman mengembangkan senjata lain bernama Diego The Explorer. Sumber: http:-www.artileri.org
Fire, Memes, and Dora: DARK SIDE
 OF DIMENSION
 Nazi
 pernah Ciptakan
 Senjata Terbesar
 di Eunia
HUMANDoD Adolf Hitler pernah memerintahkan pembangunan senjata terbesar di dunia, yaitu Gustav Gun. Pada tahun 1939, Hitler menemui kesulitan dalam menembus pertahanan kuat Prancis di sepanjang pertahanannya dengan Jerman dan Italia. Prancis telah membangun benteng pertahanan sepanjang 1.500 kilometer yang terdiri dari penghambat tank dan senapan mesin. Sebelum senjata Gustav Gun berhasil dikembangkan untuk digunakan menembus pertahanan Prancis, Hitler memutuskan untuk menyerang Prancis melalui Belgia, di mana disana Pertahanan prancis yang terlemah. Meskipun berhasil menginvasi Prancis, pembangunan Gustav Gun terus dilakukan dan pada tahun 1941 produsen senjata Jerman Friedrich Krupp AG berhasil membuatnya. Nama Gustav sendiri diambil dari nama Gustav Krupp von Bohlen und Halbach, kepala keluarga perusahaan Krupp. Berat artileri ini hampir 1.500 ton dan harus dibongkar sebelum dapat dipindahkan karena terlalu berat apabila dibawa dalam keadaan utuh di rel. Tingginya sekitar 11,6 meter, lebar sekitar 6 meter, dan panjang sekitar 43 meter. Untuk memindahkan, memasang dan menyiapkannya agar siap menembak, dibutuhkan 500 personel awak yang dikomandani seorang Mayor Jenderal. Butuh waktu sekitar tiga hari untuk memasangnya kembali dan siap untuk ditembakkan. Gustav Gun tidak pernah digunakan Hitler untuk melawan Prancis, hanya pernah digunakan di Sevastopol di Crimea (Ukraina) dan untuk Pemberontakan Warsawa. Gustav Gun menembakkan 300 peluru di Sevastopol (dengan rate of fire 14 putaran per hari) dan 30 peluru di Warsawa. Tak lama setelah itu, Gustav Gun ditangkap oleh pasukan sekutu, kemudian dipreteli dan dihancurkan berkeping-keping. Gustav Gun sebenarnya memiliki saudara yaitu Dora, sebuah artileri serupa dengan biaya pembuatan sekitar DM7 juta (sekitar USD 4 juta). Dora dihancurkan oleh Jerman sendiri karena tidak ingin jatuh ke tangan pasukan Uni Soviet yang maju menyerang. Pada tahun 1945, Jerman tidak sanggup lagi melanjutkan upaya perang mereka dan akhirnya perang pun berakhir. Kemudian, sepeninggal Dora, saat kini justru Jerman mengembangkan senjata lain bernama Diego The Explorer. Sumber: http:-www.artileri.org

HUMANDoD Adolf Hitler pernah memerintahkan pembangunan senjata terbesar di dunia, yaitu Gustav Gun. Pada tahun 1939, Hitler menemui kesulita...

Memes, Hitler, and Holocaust: D-O-D DARK SIDE DIMENSION Kisah istri Petinggi Nazi yang Suka Mengoleksi Aulit Manusia HUMANDoD Jika mendengar kata Nazi, sebagian besar dari kita mungkin langsung teringat akan sosok Adolf Hitler. Ia merupakan sosok di balik Holocaust, yakni pembantaian massal kaum Yahudi. Namun ada sesosok perempuan yang tak kalah kejam dengan Hitler, ia adalah Ilse Koch, si 'Penyihir Buchenwald'. Koch bergabung dengan Nazi pada 1932 dan empat tahun kemudian menikahi komandan kamp konsentrasi Nazi Buchenwald, Karl-Otto Koch. Mereka tinggal di sebuah rumah mewah di Buchenwald dan terlihat seperti pasangan normal lainnya dan memiliki tiga anak. Tapi, pernikahan dan kesehariannya jauh dari normal. Ilse merupakan seorang nymphomania, perempuan dengan gairah seks tinggi, yang terkenal menyiksa para tahanan di kamp konsentrasi. Kebiasaan kejam dan sadisnya terungkap ketika ia senang memukul para tahanan dan memaksa mereka melakukan aktivitas seksual untuk memenuhi kesenangannya. Selain menyiksa tahanan Nazi, ia memilih mereka yang memiliki tato istimewa dan mengulitinya. Hobinya adalah mengoleksi penutup lampu, sarung tangan, dan sampul buku dengan 'sentuhan' kulit para tahanan. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa ia membuat tas tangan yang dibuat dari kulit manusia bertato. Ilse juga dikabarkan bangga dengan pajangan yang berasal dari organ para tahanan. Selama berada di kamp konsentrasi, ia memiliki banyak julukan, seperti 'Penyihir Buchenwald', 'Pembunuh Kamp Konsentrasi', dan 'Penyihir Merah Buchenwald'. Ilse akhirnya dipenjara karena melanggar hukum pada 19 Agustus 1947. Ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri pada 1967 karena berdelusi bahwa tahanan kamp Nazi yang masih hidup akan menghampiri dan menyiksa dirinya di dalam sel tahanan. Jasadnya dikubur di sebuah kuburan tak bertanda di pemakaman penjara perempuan Aichach, Jerman. Sumber: Liputan6
Memes, Hitler, and Holocaust: D-O-D
 DARK SIDE
 DIMENSION
 Kisah istri
 Petinggi Nazi
 yang Suka Mengoleksi
 Aulit Manusia
HUMANDoD Jika mendengar kata Nazi, sebagian besar dari kita mungkin langsung teringat akan sosok Adolf Hitler. Ia merupakan sosok di balik Holocaust, yakni pembantaian massal kaum Yahudi. Namun ada sesosok perempuan yang tak kalah kejam dengan Hitler, ia adalah Ilse Koch, si 'Penyihir Buchenwald'. Koch bergabung dengan Nazi pada 1932 dan empat tahun kemudian menikahi komandan kamp konsentrasi Nazi Buchenwald, Karl-Otto Koch. Mereka tinggal di sebuah rumah mewah di Buchenwald dan terlihat seperti pasangan normal lainnya dan memiliki tiga anak. Tapi, pernikahan dan kesehariannya jauh dari normal. Ilse merupakan seorang nymphomania, perempuan dengan gairah seks tinggi, yang terkenal menyiksa para tahanan di kamp konsentrasi. Kebiasaan kejam dan sadisnya terungkap ketika ia senang memukul para tahanan dan memaksa mereka melakukan aktivitas seksual untuk memenuhi kesenangannya. Selain menyiksa tahanan Nazi, ia memilih mereka yang memiliki tato istimewa dan mengulitinya. Hobinya adalah mengoleksi penutup lampu, sarung tangan, dan sampul buku dengan 'sentuhan' kulit para tahanan. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa ia membuat tas tangan yang dibuat dari kulit manusia bertato. Ilse juga dikabarkan bangga dengan pajangan yang berasal dari organ para tahanan. Selama berada di kamp konsentrasi, ia memiliki banyak julukan, seperti 'Penyihir Buchenwald', 'Pembunuh Kamp Konsentrasi', dan 'Penyihir Merah Buchenwald'. Ilse akhirnya dipenjara karena melanggar hukum pada 19 Agustus 1947. Ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri pada 1967 karena berdelusi bahwa tahanan kamp Nazi yang masih hidup akan menghampiri dan menyiksa dirinya di dalam sel tahanan. Jasadnya dikubur di sebuah kuburan tak bertanda di pemakaman penjara perempuan Aichach, Jerman. Sumber: Liputan6

HUMANDoD Jika mendengar kata Nazi, sebagian besar dari kita mungkin langsung teringat akan sosok Adolf Hitler. Ia merupakan sosok di balik H...