πŸ”₯ | Latest

Advice, Energy, and God: HONOR THE DIVINE WITHIN EACH OTHER Most men are scared of being vulnerable, looking like they are weak, so we pretend to be stronger and stronger while never realising that real strength is admitting when you feel weak. Strong men don't hit women, weak men do. Real men don't raise men who hate women. Our egos make us insecure... All men came from women and we love women so much, that we spend the rest of our lives trying to get back inside of women. Not knowing that we live in them and them in us... so when we hate women, we are hating ourselves as all men are half woman. Our scrotums were formed from labia and our testes were ovaries. We have nipples because we all started out as women. Us grown men are denying half of ourselves. Repressing our divine feminine energy, & acting overly "masculine". Denying the goddess and god within. Repressing means we are identifying our feminine energy & trying to destroy it. Males are at war with the females inside us, before we have even had a conversation with the females outside of us. Society teaches our young men how to be grown men, but many of the men who rule society are incomplete. So they teach us imbalance. So we don't know how to make honest decisions. When there is balance there is no need for justice, because everything has harmony, reciprocity, honour and serves the ancient knowledge and wisdom, that has been passed down by our ancestors. It's ok to be a vulnerable man sometimes, you can be vulnerable and still be masculine. If you need advice, ask a woman... chakabars
Advice, Energy, and God: HONOR THE DIVINE
 WITHIN EACH OTHER
Most men are scared of being vulnerable, looking like they are weak, so we pretend to be stronger and stronger while never realising that real strength is admitting when you feel weak. Strong men don't hit women, weak men do. Real men don't raise men who hate women. Our egos make us insecure... All men came from women and we love women so much, that we spend the rest of our lives trying to get back inside of women. Not knowing that we live in them and them in us... so when we hate women, we are hating ourselves as all men are half woman. Our scrotums were formed from labia and our testes were ovaries. We have nipples because we all started out as women. Us grown men are denying half of ourselves. Repressing our divine feminine energy, & acting overly "masculine". Denying the goddess and god within. Repressing means we are identifying our feminine energy & trying to destroy it. Males are at war with the females inside us, before we have even had a conversation with the females outside of us. Society teaches our young men how to be grown men, but many of the men who rule society are incomplete. So they teach us imbalance. So we don't know how to make honest decisions. When there is balance there is no need for justice, because everything has harmony, reciprocity, honour and serves the ancient knowledge and wisdom, that has been passed down by our ancestors. It's ok to be a vulnerable man sometimes, you can be vulnerable and still be masculine. If you need advice, ask a woman... chakabars

Most men are scared of being vulnerable, looking like they are weak, so we pretend to be stronger and stronger while never realising that re...

Memes, Http, and πŸ€–: D-O-Do DARK SIDE OF DIMENSION Risah Honor di Kastil Cachtice Slovakia HUMANDoD Sebuah kastil di Slovakia menjadi bangunan yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Sebab Cachtice ini dulunya menjadi saksi bisu pembantaian ratusan gadis muda oleh seorang bangsawan kejam. Kastil yang berdiri sejak abad ke-13 ini disebut-sebut menjadi salah satu tempat pembantaian manusia paling mengerikan di dunia. Dulu ada seorang bangsawan wanita bernama Elizabeth Bathory yang menetap di kastil Cachtice pada akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16. Wanita ini juga menganut paham pemuja setan dan ilmu sihir. Saat Elizabeth memasuki usia 40 tahun, dia mulai khawatir kecantikannya akan pudar dan takut suaminya akan meninggalkannya karena kulitnya mulai keriput. Dia kemudian mulai mencari gadis-gadis muda untuk memuaskan kebiasaannya. Setelah mencari para gadis malang, dia mengikat mereka di atas bak mandi. Dengan sadis, Elizabeth menyayat urat nadi mereka dan darah segar yang mengucur ke dalam bak mandi digunakannya untuk mandi. Elizabeth yang telah kehilangan akal sehat itu beranggapan bawha mandi darah akan membuatnya tetap cantik dan awet muda. Selama tahun 1585-1610, diperkirakan sebanyak 600 lebih gadis muda tewas dan diambil darahnya untuk mandi oleh Elizabeth Pada bulan Desember tahun 1610, Elizabeth akhirnya ditangkap bersama dengan tiga pelayannya. Para kaki tangannya itu dihukum mati dengan cara dikubur hidup-hidup. Elizabeth tidak diadili, namun dia dikurung di sebuah kamar kecil di dalam kastil, hingga akhirnya tewas pada 21 Agustus 1614. Meski hingga saat ini belum diketahui pasti dimana dia dikuburkan Kisah sadis yang dilakukan Elizabeth Bathory dikenal sebagai sejarah kelam di Eropa, khususnya bagi masyarakat Slovenia. Sumber: http:-www.sayakasihtahu.com
Memes, Http, and πŸ€–: D-O-Do
 DARK SIDE
 OF DIMENSION
 Risah Honor
 di Kastil
 Cachtice Slovakia
HUMANDoD Sebuah kastil di Slovakia menjadi bangunan yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Sebab Cachtice ini dulunya menjadi saksi bisu pembantaian ratusan gadis muda oleh seorang bangsawan kejam. Kastil yang berdiri sejak abad ke-13 ini disebut-sebut menjadi salah satu tempat pembantaian manusia paling mengerikan di dunia. Dulu ada seorang bangsawan wanita bernama Elizabeth Bathory yang menetap di kastil Cachtice pada akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16. Wanita ini juga menganut paham pemuja setan dan ilmu sihir. Saat Elizabeth memasuki usia 40 tahun, dia mulai khawatir kecantikannya akan pudar dan takut suaminya akan meninggalkannya karena kulitnya mulai keriput. Dia kemudian mulai mencari gadis-gadis muda untuk memuaskan kebiasaannya. Setelah mencari para gadis malang, dia mengikat mereka di atas bak mandi. Dengan sadis, Elizabeth menyayat urat nadi mereka dan darah segar yang mengucur ke dalam bak mandi digunakannya untuk mandi. Elizabeth yang telah kehilangan akal sehat itu beranggapan bawha mandi darah akan membuatnya tetap cantik dan awet muda. Selama tahun 1585-1610, diperkirakan sebanyak 600 lebih gadis muda tewas dan diambil darahnya untuk mandi oleh Elizabeth Pada bulan Desember tahun 1610, Elizabeth akhirnya ditangkap bersama dengan tiga pelayannya. Para kaki tangannya itu dihukum mati dengan cara dikubur hidup-hidup. Elizabeth tidak diadili, namun dia dikurung di sebuah kamar kecil di dalam kastil, hingga akhirnya tewas pada 21 Agustus 1614. Meski hingga saat ini belum diketahui pasti dimana dia dikuburkan Kisah sadis yang dilakukan Elizabeth Bathory dikenal sebagai sejarah kelam di Eropa, khususnya bagi masyarakat Slovenia. Sumber: http:-www.sayakasihtahu.com

HUMANDoD Sebuah kastil di Slovakia menjadi bangunan yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Sebab Cachtice ini dulunya menjadi saksi bisu pe...