🔥 | Latest

Memes, Sid, and 🤖: O-D DARK SID OF DIMENS Karoshi Saat Pekerja di Jepang Meninggal Akibat Kerja Berlebihan Secara harfiah, karoshi diterjemahkan sebagai: kematian akibat kerja yang berlebihan. Karoshi diakui sebagai penyebab kematian di Jepang Karoshi adalah fenomena terkenal di Jepang, dimana korban sering bekerja selama 14 jam sehari, selama seminggu penuh. Beberapa korban karoshi bekerja selama 80 hari berturut-turut dan lebih dari 100 jam selama berbulan-bulan pada suatu waktu. Pola kerja seperti ini mengakar karena adanya budaya yang menjunjung tinggi kerja keras, dan pengorbanan diri. Selain itu, ledakan ekonomi pada tahun 1980-an mendorong pekerja untuk semakin produktif. Sebuah survei pada tahun 2004 oleh International Labour Organization menemukan bahwa lebih dari enam juta orang Jepang bekerja rata-rata lebih dari 60 jam per minggu. Karoshi pertama kali terjadi pada tahun 1969. Waktu itu, seorang pria berusia 29 tahun, sudah menikah, bekerja di departemen pengiriman surat kabar terbesar di Jepang. Dia meninggal karena mendadak terserang stroke di kantornya. The Workers Compensation Bureau of Japan’s Ministry of Labor menganggap bahwa kerja berlebihan adalah penyebab kematian pria tersebut. Dalam tahun-tahun berikutnya, karoshi menjadi fenomena yang semakin dikenal di Jepang, terutama di kalangan pekerja kerah putih atau yang dikenal "salary men". Penyebab dari karoshi biasanya serangan jantung dan stroke. Ada fenomena lain yang terkait dengan kematian yang disebabkan oleh pekerjaan yaitu karo jisatsu. Berbeda dengan karoshi, karo jisatsu adalah kematian lantaran bunuh diri sebab seseorang terlalu banyak bekerja. Bila diungkapkan lebih khusus, karoshi adalah bekerja tanpa henti, tidak ada keseimbangan dalam hidup, dan seseorang menderita dalam diam karena harus bekerja, tidak bisa mengekspresikan ketidakpuasan terhadap beban kerjanya yang berlebihan. Sumber: intisari-online.com
Memes, Sid, and 🤖: O-D
 DARK SID
 OF DIMENS
 Karoshi
 Saat Pekerja di Jepang
 Meninggal Akibat
 Kerja Berlebihan
Secara harfiah, karoshi diterjemahkan sebagai: kematian akibat kerja yang berlebihan. Karoshi diakui sebagai penyebab kematian di Jepang Karoshi adalah fenomena terkenal di Jepang, dimana korban sering bekerja selama 14 jam sehari, selama seminggu penuh. Beberapa korban karoshi bekerja selama 80 hari berturut-turut dan lebih dari 100 jam selama berbulan-bulan pada suatu waktu. Pola kerja seperti ini mengakar karena adanya budaya yang menjunjung tinggi kerja keras, dan pengorbanan diri. Selain itu, ledakan ekonomi pada tahun 1980-an mendorong pekerja untuk semakin produktif. Sebuah survei pada tahun 2004 oleh International Labour Organization menemukan bahwa lebih dari enam juta orang Jepang bekerja rata-rata lebih dari 60 jam per minggu. Karoshi pertama kali terjadi pada tahun 1969. Waktu itu, seorang pria berusia 29 tahun, sudah menikah, bekerja di departemen pengiriman surat kabar terbesar di Jepang. Dia meninggal karena mendadak terserang stroke di kantornya. The Workers Compensation Bureau of Japan’s Ministry of Labor menganggap bahwa kerja berlebihan adalah penyebab kematian pria tersebut. Dalam tahun-tahun berikutnya, karoshi menjadi fenomena yang semakin dikenal di Jepang, terutama di kalangan pekerja kerah putih atau yang dikenal "salary men". Penyebab dari karoshi biasanya serangan jantung dan stroke. Ada fenomena lain yang terkait dengan kematian yang disebabkan oleh pekerjaan yaitu karo jisatsu. Berbeda dengan karoshi, karo jisatsu adalah kematian lantaran bunuh diri sebab seseorang terlalu banyak bekerja. Bila diungkapkan lebih khusus, karoshi adalah bekerja tanpa henti, tidak ada keseimbangan dalam hidup, dan seseorang menderita dalam diam karena harus bekerja, tidak bisa mengekspresikan ketidakpuasan terhadap beban kerjanya yang berlebihan. Sumber: intisari-online.com

Secara harfiah, karoshi diterjemahkan sebagai: kematian akibat kerja yang berlebihan. Karoshi diakui sebagai penyebab kematian di Jepang Kar...

Android, Memes, and Iris: Muncul bocoran terbaru mengenai Sam sung Galaxy S8, yang mengungkap tampilan asli, spesifikasi detail, tanggal peluncuran dan harganya. Foto: Venture Beat Dilansir GSM Arena, kabar ini datang dari Evan Blass, orang yang seringkali memberikan bocoran akurat mengenai smartphone baru. . Seperti kabar sebelumnya, Samsung Galaxy S8 akan dihadirkan dengan dua versi, yang pertama memiliki layar 5,8 inci, dan satunya lagi lebih besar yakni dengan layar 6,2 inci. Keduanya mengusung layar Super AMOLED dengan lengkung di bagian sisi. Layar S8 juga memiliki fitur mirip 3D Touch, namun hanya di bagian bawahnya. . Versi yang lebih kecil akan dibekali baterai 3.000 mAh, dan versi layar besar dilengkapi baterai 3.500 mAh. Untuk dapur pacu, keduanya akan ditunjang chipset Snapdragon 835 atau Exynos terbaru, yang dipadukan dengan RAM 4 GB, dan internal memory 64 GB yang dapat diperluas dengan kartu microSD. . Di sektor kamera, smartphone ini bakal ditunjang kamera utama 12 MP f-1.7. Kamera belakang ini dilengkapi fitur pencarian visual dengan ikon yang memungkinkan pengguna melakukan pencarian web pada teks di foto, ataupun pencarian situs belana online untuk suatu produk yang menarik. Sedangkan, di bagian depan terdapat kamera selfie 8 MP dengan iris scanner. . Selain itu, flagship terbaru dari Samsung ini dilengkapi dengan sensor sidik jari di sebelah kamera belakang, USB Type-C, dan menjalankan OS Android Nougat. . Samsung Galaxy S8 rencananya akan diperkenalkan pada 29 Maret 2017 mendatang, dengan harga sekitar Rp 11,3 juta (5,8 inci) dan Rp 12,8 juta (6,2 inci). infia infiatech
Android, Memes, and Iris: Muncul bocoran terbaru mengenai Sam
 sung Galaxy S8, yang mengungkap
 tampilan asli, spesifikasi detail, tanggal
 peluncuran dan harganya.
 Foto: Venture Beat
Dilansir GSM Arena, kabar ini datang dari Evan Blass, orang yang seringkali memberikan bocoran akurat mengenai smartphone baru. . Seperti kabar sebelumnya, Samsung Galaxy S8 akan dihadirkan dengan dua versi, yang pertama memiliki layar 5,8 inci, dan satunya lagi lebih besar yakni dengan layar 6,2 inci. Keduanya mengusung layar Super AMOLED dengan lengkung di bagian sisi. Layar S8 juga memiliki fitur mirip 3D Touch, namun hanya di bagian bawahnya. . Versi yang lebih kecil akan dibekali baterai 3.000 mAh, dan versi layar besar dilengkapi baterai 3.500 mAh. Untuk dapur pacu, keduanya akan ditunjang chipset Snapdragon 835 atau Exynos terbaru, yang dipadukan dengan RAM 4 GB, dan internal memory 64 GB yang dapat diperluas dengan kartu microSD. . Di sektor kamera, smartphone ini bakal ditunjang kamera utama 12 MP f-1.7. Kamera belakang ini dilengkapi fitur pencarian visual dengan ikon yang memungkinkan pengguna melakukan pencarian web pada teks di foto, ataupun pencarian situs belana online untuk suatu produk yang menarik. Sedangkan, di bagian depan terdapat kamera selfie 8 MP dengan iris scanner. . Selain itu, flagship terbaru dari Samsung ini dilengkapi dengan sensor sidik jari di sebelah kamera belakang, USB Type-C, dan menjalankan OS Android Nougat. . Samsung Galaxy S8 rencananya akan diperkenalkan pada 29 Maret 2017 mendatang, dengan harga sekitar Rp 11,3 juta (5,8 inci) dan Rp 12,8 juta (6,2 inci). infia infiatech

Dilansir GSM Arena, kabar ini datang dari Evan Blass, orang yang seringkali memberikan bocoran akurat mengenai smartphone baru. . Seperti ka...