🔥 | Latest

Ali, Memes, and Http: UARKSID OF DIMENSION Malamnya kesurupan CSO Rnya Dipanggil Tuhan HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, ditemukan sudah tak bernyawa. Fabianus ditemukan meninggal dunai di kamar kos yang ditempatinya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (6-4-2017) siang. Disebutkan, Fabianus yang sedang menempuh studi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang jurusan FKIP Bahasa Inggris itu meninggal usai kesurupan. Diutarakan Gaudensiana Abuk Bere, kakak korban, Fabianus sekitar pukul 19.00 WITA, Rabu (5-4-2017), kesurupan. Fabianus sempat mengamuk dan membenturkan diri ke lantai kamar kos. “Saya bersama temannya menjaga Fabianus. Waktu itu dia mengatakan kalau dirinya akan meninggal pukul 03.00 WITA atau pukul 06.00 WITA,” terang Gaudensiana. Ketika Fabianus kesurupan dan berontak, ia bersama dengan rekan kos lainnya berusaha menjaga dan menenangkan Fabianus. “Kami sampai kelelahan dan ketiduran karena sepanjang malam dia terus berontak. Ketika kami bangun pukul 06.00 WITA, Fabianus sudah meninggal,” ujar dia. Sementara itu, dikatakan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali, ketika Fabianus kesurupan, ia dijaga oleh beberapa temannya. Saat itu Fabianus dijaga oleh Stanislaus Klau Bria, Arif Kana Radja, Aderito Mendoca, Yulius Seran, dan kakaknya Gaudensiana Abuk Bere. “Akan kami bawa ke rumah sakit dulu guna proses visum,” kata AKP Lalu Musti Ali. Sumber: http:-www.rancahpost.co.id
Ali, Memes, and Http: UARKSID
 OF DIMENSION
 Malamnya kesurupan
 CSO Rnya
 Dipanggil Tuhan
HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, ditemukan sudah tak bernyawa. Fabianus ditemukan meninggal dunai di kamar kos yang ditempatinya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (6-4-2017) siang. Disebutkan, Fabianus yang sedang menempuh studi di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang jurusan FKIP Bahasa Inggris itu meninggal usai kesurupan. Diutarakan Gaudensiana Abuk Bere, kakak korban, Fabianus sekitar pukul 19.00 WITA, Rabu (5-4-2017), kesurupan. Fabianus sempat mengamuk dan membenturkan diri ke lantai kamar kos. “Saya bersama temannya menjaga Fabianus. Waktu itu dia mengatakan kalau dirinya akan meninggal pukul 03.00 WITA atau pukul 06.00 WITA,” terang Gaudensiana. Ketika Fabianus kesurupan dan berontak, ia bersama dengan rekan kos lainnya berusaha menjaga dan menenangkan Fabianus. “Kami sampai kelelahan dan ketiduran karena sepanjang malam dia terus berontak. Ketika kami bangun pukul 06.00 WITA, Fabianus sudah meninggal,” ujar dia. Sementara itu, dikatakan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali, ketika Fabianus kesurupan, ia dijaga oleh beberapa temannya. Saat itu Fabianus dijaga oleh Stanislaus Klau Bria, Arif Kana Radja, Aderito Mendoca, Yulius Seran, dan kakaknya Gaudensiana Abuk Bere. “Akan kami bawa ke rumah sakit dulu guna proses visum,” kata AKP Lalu Musti Ali. Sumber: http:-www.rancahpost.co.id

HUMANDoD *Foto Ilustrasi. Fabianus hale Bere, 22 tahun, warga Dusun Webora, Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, dite...