🔥 | Latest

Pixellated: infia 1 Baru saja diluncurkan, OnePlus 5 menjadi buah bibir para pecinta smartphone lantaran desain fisiknya yang mirip sekali dengan iPhone 7 plus. Lantas apa persamaan dan perbedaan antara keduanya? Foto: bgr.com . 1. Secara desain, baik OnePlus 5 dan iPhone 7 plus memang tampil identik. Keduanya mengusung bodi berkonsep unibody dengan material metal. Namun, iPhone 7 plus dan OnePlus 5 memiliki bobot berbeda. iPhone 7 memiliki berat 188 gram dengan dimensi 158,2 x 77,9 x 7,3mm, sedangkan OnePlus 5 mengusung bobot lebih ringan, 153 gram dengan dimensi 154,2 x 74,1 x 7,25mm. iPhone 7 (dan juga 7 Plus) sudah dilengkapi sertifikasi IP67, sementara OnePlus 5 tidak mengusung fitur perlindungan ekstra. . 2. Untuk kualitas layar, OnePlus 5 lebih pas bila disandingkan dengan iPhone 7 Plus. Layar OnePlus 5 memiliki kepadatan 401 pixel per inch, sama dengan iPhone 7 plus. Bedanya ada pada teknologi layar yang diusung, OnePlus 5 selangkah di depan dengan AMOLED, dan iPhone 7 plus masih menggunakan layar LCD. . 3. Pada sektor performa, kedua smartphone ini memiliki prosesor dalam kapasitas sama. OnePlus 5 dipersenjatai chipset Snapdragon 835, ia juga mengusung chip octa-core 2,45GHz dengan RAM 8GB. Sementara, iPhone 7 plus menggunakan chipset A10 Fusion quad-core 2,34GHz dan RAM 3GB. Meski RAM iPhone 7 plus dan OnePlus 5 sangat berbeda, performa iPhone 7 nyatanya tetap menyamai smartphone Android sekelasnya. . 4. OnePlus 5 dan iPhone 7 plus sama-sama mengusung dua lensa utama. Bedanya OnePlus 5memiliki kamera berkekuatan 16MP dan 20MP, dengan kemampuan mengombinasikan data dari bidikan sehingga mampu menciptakan efek bokeh sekelas kamera DSLR. Keduanya pun sangat sempurna digunakan untuk fitur optical zoom. Lensa 20MP telephoto punya bukaan f-2.6, sedangkan lensa 16MP punya bukaan f-1.7. Sementara, iPhone 7 plus hanya berkekuatan 12MP dengan bukan f-1.8 dan f-2.8. Walau begitu, iPhone 7 plus mampu menangkap foto secara tajam dalam pencahayaan minim dengan bantuan Optical Image Stabilization (OIS) dan lampu LED. . 5. Bicara soal baterai, tentu OnePlus 5 dan iPhone 7 memiliki kapasitas baterai berbeda. OnePlus 5 mengusung baterai berkapasitas 3.300mAh, sedangkan iPhone 7 plus hanya 2.900mAh. Meski demikian, keduanya tetap memiliki daya tahan dengan kapasitas yang sama-sama tangguh. infia infatech oneplus oneplus5 iphone7 iphone oneplusvsiphone phonereview review
Pixellated: infia
 1
 Baru saja diluncurkan, OnePlus 5 menjadi
 buah bibir para pecinta smartphone
 lantaran desain fisiknya yang mirip sekali
 dengan iPhone 7 plus. Lantas apa
 persamaan dan perbedaan antara
 keduanya?
 Foto: bgr.com
. 1. Secara desain, baik OnePlus 5 dan iPhone 7 plus memang tampil identik. Keduanya mengusung bodi berkonsep unibody dengan material metal. Namun, iPhone 7 plus dan OnePlus 5 memiliki bobot berbeda. iPhone 7 memiliki berat 188 gram dengan dimensi 158,2 x 77,9 x 7,3mm, sedangkan OnePlus 5 mengusung bobot lebih ringan, 153 gram dengan dimensi 154,2 x 74,1 x 7,25mm. iPhone 7 (dan juga 7 Plus) sudah dilengkapi sertifikasi IP67, sementara OnePlus 5 tidak mengusung fitur perlindungan ekstra. . 2. Untuk kualitas layar, OnePlus 5 lebih pas bila disandingkan dengan iPhone 7 Plus. Layar OnePlus 5 memiliki kepadatan 401 pixel per inch, sama dengan iPhone 7 plus. Bedanya ada pada teknologi layar yang diusung, OnePlus 5 selangkah di depan dengan AMOLED, dan iPhone 7 plus masih menggunakan layar LCD. . 3. Pada sektor performa, kedua smartphone ini memiliki prosesor dalam kapasitas sama. OnePlus 5 dipersenjatai chipset Snapdragon 835, ia juga mengusung chip octa-core 2,45GHz dengan RAM 8GB. Sementara, iPhone 7 plus menggunakan chipset A10 Fusion quad-core 2,34GHz dan RAM 3GB. Meski RAM iPhone 7 plus dan OnePlus 5 sangat berbeda, performa iPhone 7 nyatanya tetap menyamai smartphone Android sekelasnya. . 4. OnePlus 5 dan iPhone 7 plus sama-sama mengusung dua lensa utama. Bedanya OnePlus 5memiliki kamera berkekuatan 16MP dan 20MP, dengan kemampuan mengombinasikan data dari bidikan sehingga mampu menciptakan efek bokeh sekelas kamera DSLR. Keduanya pun sangat sempurna digunakan untuk fitur optical zoom. Lensa 20MP telephoto punya bukaan f-2.6, sedangkan lensa 16MP punya bukaan f-1.7. Sementara, iPhone 7 plus hanya berkekuatan 12MP dengan bukan f-1.8 dan f-2.8. Walau begitu, iPhone 7 plus mampu menangkap foto secara tajam dalam pencahayaan minim dengan bantuan Optical Image Stabilization (OIS) dan lampu LED. . 5. Bicara soal baterai, tentu OnePlus 5 dan iPhone 7 memiliki kapasitas baterai berbeda. OnePlus 5 mengusung baterai berkapasitas 3.300mAh, sedangkan iPhone 7 plus hanya 2.900mAh. Meski demikian, keduanya tetap memiliki daya tahan dengan kapasitas yang sama-sama tangguh. infia infatech oneplus oneplus5 iphone7 iphone oneplusvsiphone phonereview review

. 1. Secara desain, baik OnePlus 5 dan iPhone 7 plus memang tampil identik. Keduanya mengusung bodi berkonsep unibody dengan material met...

Pixellated: GOD IS A BINARY FRACTAL SELF-REPLICATING ALGORITHM FRACTALS THE UNIVERSE IS A GENETIC MATRIX RESULTING FROM THE EXISTENTIAL TENSION OF HIS DESIRE FOR KNOWLEDGE OF SELF @4biddenknowledge Here is my effort to explain the basics of fractals. This is the coding that the prime creator used to create everything that we perceive in this universe. We are living in a created fractal holographic matrix. All Fractals start with a process called iteration. An operation is repeated over and over again. Often a very simple formula gives rise to an incredibly complicated-appearing image. Most people who initially feel put off by looking at this passed high school algebra and did things that were much more difficult than this. You can start with the MandelbrotFormula: z=z^2 +c (z=z squared + c). This is really: z(new) = z(old) ^2+ c. For the Mandelbrot equation, z is set at the beginning and most often is (0,0). The c corresponds to the pixel- picture the computer screen with an x-axis horizontally and a y- axis vertically. So a point on the x-axis would be (2,0) and a point on the y-axis would be (0,2) and a point in the lower left would be (-2-,2). (The second number is actually multiplied by i, the square root of minus 1- more on this later.) (like very later when someone else is doing the writing) So to see what color a particular pixel turns out, you put it into the equation z= z^2 + c z(new) = z(old) ^2 + c. Start with the point (2,0) on the x axis. The second number is multiplied by i, the square root of minus one, so this number is 2+ 0i= 2. In the Mandelbrot equation, the z is set at the beginning and the pixel is going in at the c value. For z=0 and c=pixel=(2,0) z= 0^2 +2= 2 Then you put the 2 in for the old z and get a new new z- this is the iteration part. z= 2^2 +2=6 z=6^2+2=38 etc. Try another pixel- (-0.2,0.2) z=0^2 + (-0.2 +0.2i)= -0.2 + 0.2i z=(-0.2 + 0.2i)^2 +(-0.2 +0.2i) etc. The number of times you plug it into the formula is called the "maximum iterations" or maxiter- one of the things you can vary in the fractal program. 4biddenknowledge I saw an image post on @awakenedconsciouscollective that inspired me to make this post.
Pixellated: GOD IS A BINARY FRACTAL
 SELF-REPLICATING ALGORITHM
 FRACTALS
 THE UNIVERSE IS A GENETIC MATRIX RESULTING
 FROM THE EXISTENTIAL TENSION OF HIS DESIRE FOR
 KNOWLEDGE OF SELF
 @4biddenknowledge
Here is my effort to explain the basics of fractals. This is the coding that the prime creator used to create everything that we perceive in this universe. We are living in a created fractal holographic matrix. All Fractals start with a process called iteration. An operation is repeated over and over again. Often a very simple formula gives rise to an incredibly complicated-appearing image. Most people who initially feel put off by looking at this passed high school algebra and did things that were much more difficult than this. You can start with the MandelbrotFormula: z=z^2 +c (z=z squared + c). This is really: z(new) = z(old) ^2+ c. For the Mandelbrot equation, z is set at the beginning and most often is (0,0). The c corresponds to the pixel- picture the computer screen with an x-axis horizontally and a y- axis vertically. So a point on the x-axis would be (2,0) and a point on the y-axis would be (0,2) and a point in the lower left would be (-2-,2). (The second number is actually multiplied by i, the square root of minus 1- more on this later.) (like very later when someone else is doing the writing) So to see what color a particular pixel turns out, you put it into the equation z= z^2 + c z(new) = z(old) ^2 + c. Start with the point (2,0) on the x axis. The second number is multiplied by i, the square root of minus one, so this number is 2+ 0i= 2. In the Mandelbrot equation, the z is set at the beginning and the pixel is going in at the c value. For z=0 and c=pixel=(2,0) z= 0^2 +2= 2 Then you put the 2 in for the old z and get a new new z- this is the iteration part. z= 2^2 +2=6 z=6^2+2=38 etc. Try another pixel- (-0.2,0.2) z=0^2 + (-0.2 +0.2i)= -0.2 + 0.2i z=(-0.2 + 0.2i)^2 +(-0.2 +0.2i) etc. The number of times you plug it into the formula is called the "maximum iterations" or maxiter- one of the things you can vary in the fractal program. 4biddenknowledge I saw an image post on @awakenedconsciouscollective that inspired me to make this post.

Here is my effort to explain the basics of fractals. This is the coding that the prime creator used to create everything that we perceive...

Pixellated: infia 75 tech Samsung Galaxy S8, flagship pertama dari Samsung yang tak memiliki tombol home fisik dan bezel less, dibekali prose sor Snapdragon 835, kamera 12 MP (f/1.7), iris scanner, serta fitur mirip 3D Touch. Foto: Tech Radar Samsung Galaxy S8 dihadirkan dengan layar Super AMOLED 5,8 inci beresolusi 1440 x 2960 piksel (~570 ppi) yang dilindungi Corning Gorilla Glass 5. Smartphone ini juga tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit berkat sertifikasi IP68. . Untuk jeroannya, ia ditunjang prosesor Snapdragon 835 octa core 2,35 GHz (pasar AS)-Exynos 8895 octa core 2,3 GHz (pasar global), RAM 4 GB, internal memory 64 GB, slot microSD card hingga 256 GB, dan baterai 3.000 mAh. . Untuk fotografi, Galaxy S8 ditunjang kamera utama 12 MP dengan bukaan lensa f-1.7, fitur PDAF dengan laser, OIS, 1.4 µm pixel size, 1-2.55" sensor size, dual-pixel sensor, serta LED flash. . Di bagian depan, terdapat kamera selfie 8 MP f-1.7, 1.22µm pixel size, 1-3.6" sensor size, yang dibekali fitur autofocus, dan bidang pandang 80 derajat. Ada juga fitur iris scanner. . Selain itu, S8 menjalankan OS Android Nougat, dilengkapi fitur face recognition, mendukung wireless charging, dibekali asisten virtual cerdas Samsung Bixby, serta serta bonus headphone AKG. . Tersedia dalam warna Midnight Black, Orchid Gray, Arctic Silver, Coral Blue, dan Maple Gold, Samsung Galaxy S8 dibanderol seharga Rp 10 jutaan.
Pixellated: infia
 75
 tech
 Samsung Galaxy S8, flagship pertama
 dari Samsung yang tak memiliki tombol
 home fisik dan bezel less, dibekali prose
 sor Snapdragon 835, kamera 12 MP
 (f/1.7), iris scanner, serta fitur mirip 3D
 Touch.
 Foto: Tech Radar
Samsung Galaxy S8 dihadirkan dengan layar Super AMOLED 5,8 inci beresolusi 1440 x 2960 piksel (~570 ppi) yang dilindungi Corning Gorilla Glass 5. Smartphone ini juga tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit berkat sertifikasi IP68. . Untuk jeroannya, ia ditunjang prosesor Snapdragon 835 octa core 2,35 GHz (pasar AS)-Exynos 8895 octa core 2,3 GHz (pasar global), RAM 4 GB, internal memory 64 GB, slot microSD card hingga 256 GB, dan baterai 3.000 mAh. . Untuk fotografi, Galaxy S8 ditunjang kamera utama 12 MP dengan bukaan lensa f-1.7, fitur PDAF dengan laser, OIS, 1.4 µm pixel size, 1-2.55" sensor size, dual-pixel sensor, serta LED flash. . Di bagian depan, terdapat kamera selfie 8 MP f-1.7, 1.22µm pixel size, 1-3.6" sensor size, yang dibekali fitur autofocus, dan bidang pandang 80 derajat. Ada juga fitur iris scanner. . Selain itu, S8 menjalankan OS Android Nougat, dilengkapi fitur face recognition, mendukung wireless charging, dibekali asisten virtual cerdas Samsung Bixby, serta serta bonus headphone AKG. . Tersedia dalam warna Midnight Black, Orchid Gray, Arctic Silver, Coral Blue, dan Maple Gold, Samsung Galaxy S8 dibanderol seharga Rp 10 jutaan.

Samsung Galaxy S8 dihadirkan dengan layar Super AMOLED 5,8 inci beresolusi 1440 x 2960 piksel (~570 ppi) yang dilindungi Corning Gorilla...

Pixellated: @The Pixel Factor Leaked photo of Ed Sheeran in GameOfThrones season 7! _ Credits: @thepixelfactor
Pixellated: @The Pixel Factor
Leaked photo of Ed Sheeran in GameOfThrones season 7! _ Credits: @thepixelfactor

Leaked photo of Ed Sheeran in GameOfThrones season 7! _ Credits: @thepixelfactor

Pixellated: infia tech BlackBerry resmi meluncurkan KEYone, smartphone Android berdesain klasik dengan keyboard fisik dan dibekali spesifikasi mumpuni. Foto: BlackBerry BlackBerry KEYone yang sebelumnya diberi kode nama Mercury ini diluncurkan pada ajang Mobile World Congress 2017 di Barcelona. . KeyOne mengandalkan keyboard fisik mirip smartphone lawas BlackBerry. Keyboard ini dirancang agar sensitif terhadap sentuhan, berfungsi menggeser halaman di layar, dan sebagai shortcut untuk membuka aplikasi. . Untuk spesifikasinya, KEYone dilengkapi layar sentuh IPS berukuran 4,5 inci dengan resolusi 1080 x 1620 piksel (~434 ppi) dan dilindungi Gorilla Glass 4. . Di bagian dalamnya, terdapat chipset Snapdragon 625 octa core 2,5 GHz, RAM 3 GB, internal memory 32 GB, slot microSD card hingga 256 GB, dan baterai 3.505 mAh (Quick Charge 3.0). . Smartphone yang menjalankan OS Android Nougat 7.1 ini ditunjang kamera utama yang sangat mumpuni, yakni 12 MP dengan bukaan lensa f-2.0, ukuran sensor 1-2.3", 1.55µm pixel size, PDAF, dan dual LED flash. . Sedangkan, di bagian depan terdapat kamera selfie 8 MP dengan 1.12 µm pixel size dan mampu merekam video hingga resolusi Full HD. . Selain itu, KEYone juga dilengkapi USB Type-C, mendukung USB On-The-Go, dan konektivitas 4G LTE. . BlackBerry KeyOne dijual dengan harga sekitar Rp 7,3 juta, dan baru akan tersedia pada April 2017.
Pixellated: infia
 tech
 BlackBerry resmi meluncurkan KEYone,
 smartphone Android berdesain klasik
 dengan keyboard fisik dan dibekali
 spesifikasi mumpuni.
 Foto: BlackBerry
BlackBerry KEYone yang sebelumnya diberi kode nama Mercury ini diluncurkan pada ajang Mobile World Congress 2017 di Barcelona. . KeyOne mengandalkan keyboard fisik mirip smartphone lawas BlackBerry. Keyboard ini dirancang agar sensitif terhadap sentuhan, berfungsi menggeser halaman di layar, dan sebagai shortcut untuk membuka aplikasi. . Untuk spesifikasinya, KEYone dilengkapi layar sentuh IPS berukuran 4,5 inci dengan resolusi 1080 x 1620 piksel (~434 ppi) dan dilindungi Gorilla Glass 4. . Di bagian dalamnya, terdapat chipset Snapdragon 625 octa core 2,5 GHz, RAM 3 GB, internal memory 32 GB, slot microSD card hingga 256 GB, dan baterai 3.505 mAh (Quick Charge 3.0). . Smartphone yang menjalankan OS Android Nougat 7.1 ini ditunjang kamera utama yang sangat mumpuni, yakni 12 MP dengan bukaan lensa f-2.0, ukuran sensor 1-2.3", 1.55µm pixel size, PDAF, dan dual LED flash. . Sedangkan, di bagian depan terdapat kamera selfie 8 MP dengan 1.12 µm pixel size dan mampu merekam video hingga resolusi Full HD. . Selain itu, KEYone juga dilengkapi USB Type-C, mendukung USB On-The-Go, dan konektivitas 4G LTE. . BlackBerry KeyOne dijual dengan harga sekitar Rp 7,3 juta, dan baru akan tersedia pada April 2017.

BlackBerry KEYone yang sebelumnya diberi kode nama Mercury ini diluncurkan pada ajang Mobile World Congress 2017 di Barcelona. . KeyOne m...