🔥 | Latest

Sarapan: Nenek 70 Tahun Sudah 28 Tahun Tak Mengkonsumsi Gula Ini Hasilnya Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah bebas gula itu menyenangkan, maka cerita tentang nenek 70 tahun ini sedikit banyak akan menginspirasi kita. Carolyn Hartz memutuskan tidak mengonsumsi gula hampir 30 tahun yang lalu setelah bertahun-tahun kecanduan permen. Dan hari ini, nenek 70 tahun itu punya tubuh yang membuat sebagian besar perempuan berusia separuh lebih muda darinya ingin membunuhnya berkat komitmennya diet gula. Jadi bagaimana ia berhasil mempertahankannya? “Saya memastikan saya makan protein setiap makan, terutama sarapan pagi. Itu membuat saya berhenti mengidam.” Ia juga bilang sangat penting untuk tidak mencerabut diri kita dari makanan yang kita sukai, tapi untuk berhati-hati dengan porsinya. Alih-alih gula, Hartz menggunakan pemanis bernama Xylitol sebagai pengganti gula alami, yang bisa ditemukan dalam buah peri dan beberapa sayuran. Perlu diingat, Hartz adalah seorang pendiri perusahaan permen sehingga, meski bebas-gula punya pengaruh besar, ia jelas akan bilang terlalu tua untuk menggunakan pemanis gula. Selain mengabaikan gula, Hartz bilang bahwa tidur (yang cukup) adalah elemen penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Ia, setidaknya delapan jam semalam waktunya untuk tidur, dan itu ia lakukan sepanjang hidupnya. Tinggal di Australia, Hartz bersumpah menggunakan tabir surya di bawah make-up-nya setiap hari dan tidak pernah berjemur. Sumber: http:-intisari.grid.id
Sarapan: Nenek 70 Tahun
 Sudah 28 Tahun
 Tak Mengkonsumsi Gula
 Ini Hasilnya
Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah bebas gula itu menyenangkan, maka cerita tentang nenek 70 tahun ini sedikit banyak akan menginspirasi kita. Carolyn Hartz memutuskan tidak mengonsumsi gula hampir 30 tahun yang lalu setelah bertahun-tahun kecanduan permen. Dan hari ini, nenek 70 tahun itu punya tubuh yang membuat sebagian besar perempuan berusia separuh lebih muda darinya ingin membunuhnya berkat komitmennya diet gula. Jadi bagaimana ia berhasil mempertahankannya? “Saya memastikan saya makan protein setiap makan, terutama sarapan pagi. Itu membuat saya berhenti mengidam.” Ia juga bilang sangat penting untuk tidak mencerabut diri kita dari makanan yang kita sukai, tapi untuk berhati-hati dengan porsinya. Alih-alih gula, Hartz menggunakan pemanis bernama Xylitol sebagai pengganti gula alami, yang bisa ditemukan dalam buah peri dan beberapa sayuran. Perlu diingat, Hartz adalah seorang pendiri perusahaan permen sehingga, meski bebas-gula punya pengaruh besar, ia jelas akan bilang terlalu tua untuk menggunakan pemanis gula. Selain mengabaikan gula, Hartz bilang bahwa tidur (yang cukup) adalah elemen penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Ia, setidaknya delapan jam semalam waktunya untuk tidur, dan itu ia lakukan sepanjang hidupnya. Tinggal di Australia, Hartz bersumpah menggunakan tabir surya di bawah make-up-nya setiap hari dan tidak pernah berjemur. Sumber: http:-intisari.grid.id

Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah bebas gula itu menyenangkan, maka cerita tentang nenek 70 tahun ini sedikit banyak akan menginspir...

Sarapan: KEPO STORIES Kisah mahasiswa rawat nenek 93 tahun ini bikin netizen terenyuh Ragam Kepo Stories O 5 bulan yang lalu DI SWIPE KESAMPING GUYS >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Liu Lin, seorang mahasiswi dari sebuah universitas di kota Chengdu, Tiongkok mengambil keputusan mengejutkan dalam hidupnya. Kehidupan Liu Lin berubah drastis sejak sang ayah meninggal pada April 2016 lalu. Kondisi ekonomi keluarga menurun sejak itu, segala urusan rumah tangga dipegang oleh sang ibu. Di sisi lain, kondisi kesehatan ibunya pun semakin mengalami penurunan. Ditambah, keadaan sang nenek yang membutuhkan perawatan lebih karena tidak bisa bergerak akibat kecelakaan yang pernah dideritanya. Melihat kondisi yang demikian, Liu Lin pun memutuskan untuk memikul beban keluarga seorang diri, terutama merawat sang nenek. Dilansir dari CCTV News, Senin (19-12) Liu Lin mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki pilihan lain. Sang nenek membutuhkan perawatan sementara tidak ada orang lain yang akan merawatnya. Liu Lin pun merawat sang nenek yang berusia 93 tahun di rumah kontrakannya. Beruntung, rumah kontrakannya tak jauh dari kampus sehingga Liu Lin tidak sampai putus kuliah. Setiap hari, Liu Lin harus bangun lebih pagi untuk membuatkan sarapan neneknya. Setelah itu dia berangkat kuliah, dan pulang ke rumah untuk menyuapi makan siang neneknya. Liu Lin pun sangat dekat dengan neneknya, ia mengetahui makanan kesukaan nenek. Ia kerap menyuguhkan sosis dan marshmallow untuk sang nenek. Tak hanya itu, Liu Lin juga menyediakan komputer berisi film-film untuk hiburan neneknya selama dirinya berkuliah. Selain itu, Liu Lin juga kerap mengajak neneknya jalan-jalan. Pengorbanan sang cucu terhadap neneknya ini menarik perhatian banyak netizen. Beberapa di antaranya pun menawarkan bantuan untuk pembiayaan kuliah maupun biaya hidup untuk keluarganya. Namun demikian, Liu Lin menolak. Sejauh ini Liu Lin mendapat bantuan dari kakaknya, ditambah ia terus bekerja paruh waktu di kampus untuk menyokong kehidupannya. Ia menambahkan bahwa selama kita mampu, jangan bergantung dengan orang lain salaminspirasi
Sarapan: KEPO STORIES
 Kisah mahasiswa rawat
 nenek 93 tahun ini bikin
 netizen terenyuh
 Ragam Kepo Stories O 5 bulan yang lalu
DI SWIPE KESAMPING GUYS >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Liu Lin, seorang mahasiswi dari sebuah universitas di kota Chengdu, Tiongkok mengambil keputusan mengejutkan dalam hidupnya. Kehidupan Liu Lin berubah drastis sejak sang ayah meninggal pada April 2016 lalu. Kondisi ekonomi keluarga menurun sejak itu, segala urusan rumah tangga dipegang oleh sang ibu. Di sisi lain, kondisi kesehatan ibunya pun semakin mengalami penurunan. Ditambah, keadaan sang nenek yang membutuhkan perawatan lebih karena tidak bisa bergerak akibat kecelakaan yang pernah dideritanya. Melihat kondisi yang demikian, Liu Lin pun memutuskan untuk memikul beban keluarga seorang diri, terutama merawat sang nenek. Dilansir dari CCTV News, Senin (19-12) Liu Lin mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki pilihan lain. Sang nenek membutuhkan perawatan sementara tidak ada orang lain yang akan merawatnya. Liu Lin pun merawat sang nenek yang berusia 93 tahun di rumah kontrakannya. Beruntung, rumah kontrakannya tak jauh dari kampus sehingga Liu Lin tidak sampai putus kuliah. Setiap hari, Liu Lin harus bangun lebih pagi untuk membuatkan sarapan neneknya. Setelah itu dia berangkat kuliah, dan pulang ke rumah untuk menyuapi makan siang neneknya. Liu Lin pun sangat dekat dengan neneknya, ia mengetahui makanan kesukaan nenek. Ia kerap menyuguhkan sosis dan marshmallow untuk sang nenek. Tak hanya itu, Liu Lin juga menyediakan komputer berisi film-film untuk hiburan neneknya selama dirinya berkuliah. Selain itu, Liu Lin juga kerap mengajak neneknya jalan-jalan. Pengorbanan sang cucu terhadap neneknya ini menarik perhatian banyak netizen. Beberapa di antaranya pun menawarkan bantuan untuk pembiayaan kuliah maupun biaya hidup untuk keluarganya. Namun demikian, Liu Lin menolak. Sejauh ini Liu Lin mendapat bantuan dari kakaknya, ditambah ia terus bekerja paruh waktu di kampus untuk menyokong kehidupannya. Ia menambahkan bahwa selama kita mampu, jangan bergantung dengan orang lain salaminspirasi

DI SWIPE KESAMPING GUYS >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Liu Lin, seorang mahasiswi dari sebuah universitas di kota Chengdu, Tiongkok mengambil k...

Sarapan: Jangan lupa sarapan :D
Sarapan: Jangan lupa sarapan :D

Jangan lupa sarapan :D

Sarapan: Inns Pwagiii...sarapan dulu gaess :) pathindonesia
Sarapan: Inns
Pwagiii...sarapan dulu gaess :) pathindonesia

Pwagiii...sarapan dulu gaess :) pathindonesia

Sarapan: ANI Pagi sarapan liat yg imut imut 🐼 pathindonesia
Sarapan: ANI
Pagi sarapan liat yg imut imut 🐼 pathindonesia

Pagi sarapan liat yg imut imut 🐼 pathindonesia